7 Makanan yang Sering Menjadi Seserahan Pernikahan

Seserahan pernikahan merupakan tradisi yang tidak bisa dilepaskan dari budaya pernikahan di Indonesia. Tradisi ini melibatkan pemberian berbagai barang oleh pihak pengantin pria kepada pengantin wanita sebagai simbol tanggung jawab dan kesiapan untuk menikah. Salah satu elemen penting dalam seserahan pernikahan adalah makanan. Makanan yang dipilih tidak hanya harus enak dan menarik, tetapi juga memiliki makna dan simbolisme tertentu. Berikut adalah tujuh makanan yang sering menjadi seserahan pernikahan dan makna di baliknya.

1. Kue Lapis

Kue lapis adalah salah satu pilihan populer untuk seserahan pernikahan. Kue ini terdiri dari beberapa lapisan yang dibuat dengan cara menuangkan adonan secara bertahap dan kemudian dikukus. Proses pembuatan yang memakan waktu ini melambangkan kesabaran dan usaha yang diperlukan dalam membangun rumah tangga yang kokoh. Setiap lapisan kue mewakili tahapan-tahapan kehidupan yang akan dilalui bersama oleh kedua mempelai.

Warna-warni yang ada pada kue lapis juga melambangkan keceriaan dan keberagaman dalam kehidupan rumah tangga yang diharapkan bisa saling melengkapi. Dalam beberapa budaya, kue lapis juga diyakini membawa keberuntungan dan rezeki yang berlapis-lapis. Dengan memberikan kue lapis sebagai seserahan, pihak pengantin pria berharap agar kehidupan mereka bersama kelak dipenuhi dengan berkah dan rezeki yang terus mengalir. 

2. Jenang

Jenang, atau sering juga disebut dodol, merupakan makanan tradisional yang sering dijadikan seserahan pernikahan. Jenang dibuat dari campuran tepung ketan, gula, santan, dan bahan lainnya yang dimasak hingga kental dan lengket. Tekstur lengket dari jenang melambangkan harapan agar hubungan antara kedua mempelai selalu lengket dan erat, tidak mudah terpisahkan oleh apapun.

Selain itu, jenang juga memiliki makna kesabaran dan ketekunan. Proses pembuatan jenang yang memerlukan waktu lama dan perhatian penuh mencerminkan bahwa kehidupan pernikahan memerlukan ketekunan dan kesabaran dari kedua belah pihak. Dengan memberikan jenang, pasangan diingatkan untuk selalu sabar dan tekun dalam menghadapi segala tantangan yang muncul dalam kehidupan rumah tangga. Teksturnya yang kenyal dan kuat menunjukkan ketahanan dan kekuatan dalam menjalani kehidupan. 

3. Kue Jaddah

Kue jaddah, atau kue ketan, adalah makanan yang sering dijumpai dalam seserahan pernikahan. Terbuat dari beras ketan yang dimasak hingga lengket, kue ini melambangkan kekompakan dan kekuatan hubungan antara suami istri. Tekstur lengket dari kue ketan diharapkan bisa mengikat erat hubungan kedua mempelai dan membuat mereka selalu kompak dalam menjalani kehidupan bersama.

Selain itu, kue jaddah juga melambangkan kesederhanaan dan kejujuran. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan kue ini relatif sederhana dan mudah ditemukan, mencerminkan bahwa kehidupan pernikahan yang bahagia tidak harus selalu mewah atau rumit, tetapi bisa dicapai dengan kesederhanaan. Proses pembuatan kue yang biasanya melibatkan banyak tangan menunjukkan pentingnya kerja sama dalam menjalani kehidupan rumah tangga. 

4. Cupcake

Cupcake mungkin terdengar modern, tetapi kini sering menjadi bagian dari seserahan pernikahan. Dengan berbagai pilihan rasa dan dekorasi yang menarik, cupcake melambangkan kebahagiaan dan keceriaan. Kehadiran cupcake dalam seserahan juga menambah kesan elegan dan modern, sekaligus menyampaikan harapan agar kehidupan pernikahan selalu manis dan penuh warna.

Selain rasa yang lezat, cupcake juga memiliki makna simbolis yang mendalam. Bentuknya yang kecil namun kaya akan rasa melambangkan bahwa kebahagiaan bisa ditemukan dalam hal-hal kecil dan sederhana. Dalam kehidupan pernikahan, menghargai momen-momen kecil dan sederhana bersama pasangan bisa menciptakan kebahagiaan yang besar dan berkesan.

5. Puding

Puding adalah makanan penutup yang lembut dan manis, sering dipilih sebagai seserahan pernikahan karena maknanya yang dalam. Tekstur puding yang lembut melambangkan kelembutan hati dalam hubungan pernikahan. Rasa manis puding juga melambangkan harapan akan kehidupan yang manis dan bahagia. Puding yang mudah disiapkan juga melambangkan harapan agar segala urusan rumah tangga bisa berjalan dengan lancar dan mudah.

Selain itu, puding juga memiliki makna kesegaran dan ketenangan. Warna-warna cerah dari puding seringkali memberikan kesan segar dan menenangkan, yang diharapkan bisa mencerminkan suasana dalam rumah tangga yang selalu segar dan tenang. Tekstur puding yang mudah dibentuk sesuai dengan cetakan menunjukkan bahwa pasangan harus bisa beradaptasi dengan berbagai keadaan dan situasi dalam kehidupan mereka. 

6. Bolu Kukus

Bolu kukus adalah kue yang umum dijadikan seserahan pernikahan. Kue ini melambangkan harapan akan kebahagiaan yang mengembang dalam kehidupan pernikahan, sebagaimana bolu kukus yang mengembang sempurna saat dikukus. Selain itu, rasa manis dari bolu kukus menyampaikan harapan agar kehidupan pernikahan selalu manis dan penuh kebahagiaan.

Bolu kukus juga memiliki makna kesabaran dan ketekunan. Proses pembuatan bolu yang memerlukan perhatian dan ketelatenan mencerminkan bahwa kehidupan pernikahan memerlukan usaha dan kesabaran dari kedua belah pihak. Dengan memberikan bolu kukus sebagai seserahan, pasangan diingatkan untuk selalu sabar dan tekun dalam menghadapi segala tantangan yang muncul dalam kehidupan rumah tangga.

7. Lemper

Lemper adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari ketan dan diisi dengan daging ayam atau abon. Lemper sering dijadikan seserahan pernikahan karena teksturnya yang lengket dan rasanya yang gurih. Lemper melambangkan harapan agar pasangan selalu lengket satu sama lain dan saling mendukung dalam setiap kondisi. Isi daging dalam lemper juga melambangkan ketahanan dalam menghadapi tantangan hidup.

Lemper juga memiliki makna kebersamaan dan kesatuan. Proses pembuatan lemper yang melibatkan berbagai bahan menunjukkan pentingnya kerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Bahan ketan yang digunakan dalam pembuatan lemper melambangkan rezeki yang melimpah dan berkah yang terus mengalir. Dengan memberikan lemper, diharapkan kehidupan pasangan selalu dipenuhi dengan keberkahan dan rezeki yang berlimpah.

Seserahan pernikahan adalah bagian penting dari tradisi pernikahan di Indonesia. Dengan memilih makanan yang tepat, seserahan pernikahan bisa menjadi simbol harapan dan doa untuk kehidupan pernikahan yang bahagia dan harmonis. Dari kue lapis hingga bolu kukus, setiap makanan yang dipilih memiliki makna dan simbolisme yang mendalam. Oleh karena itu, penting untuk memilih makanan yang tidak hanya enak dan menarik, tetapi juga penuh makna untuk seserahan pernikahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *